Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.

Membantu anak boleh-boleh saja, namun bila orang tua terlalu sering membantu anak bisa mengakibatkan anak tak dapat mengenali kemampuannya lagi. Anak akan sering mengatakan, "Saya tak bisa ini, Saya tak bisa itu." Hal ini terjadi karena anak tak dibiarkan dan belajar menghadapi kesulitan sedikitpun.

Contoh:
  • Ketika si anak mengeluh tentang sulitnya mengerjakan ‘PR’ dari sekolah, orang tua langsung mengambil alih dan mengerjakan PR tersebut.
  • Saat anak menghadapi masalah dengan mainannya, orang tua segera mengatasi masalah tersebut.
  • dan contoh-contoh lainnya.

Dan bila hal ini kta biarkan terus menerus, anak akan tumbuh sebagai anak yang pesimis, anak yang merasa tak mampu menghadapi berbagai masalah atau kesulitan.

Anak akan menjadi anak yang selalu menunggu dan mengharapkan bantuan orang lain datang untuk dalam mengatasi masalah-masalahnya. Manakala bantuan itu tak ia peroleh, ia pun merasa tak dapat berbuat apa apa.

Tentu hal ini tidak diinginkan bagi semua orang tua?, semoga.

Wassalam,

0 comments:

Post a Comment